Diplomasi Daerah Mengglobal: Bupati Takalar Perkuat Akses Investasi di KBRI Beijing
Admin,Mitrasulsel.info
April, 15 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Pemerintah Kabupaten Takalar terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama internasional melalui langkah diplomasi daerah yang progresif. Hal ini ditandai dengan kunjungan resmi Bupati Takalar, Daeng Manye, ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, Tiongkok.(14-04-2026).
Kunjungan tersebut berlangsung bersama delegasi Pemerintah Kabupaten Takalar dan disambut langsung oleh Counsellor of Economic Affairs KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam membuka akses komunikasi serta peluang investasi dengan mitra global, khususnya dari Tiongkok.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar memaparkan berbagai potensi unggulan daerah yang dinilai memiliki daya saing tinggi untuk dikembangkan melalui kolaborasi investasi. Sektor-sektor tersebut meliputi industri pengolahan hasil perikanan, pertanian modern berbasis teknologi, energi terbarukan, hingga pengembangan kawasan industri terpadu berbasis pesisir.
“Kami terus mendorong hilirisasi sumber daya alam di Kabupaten Takalar agar tidak hanya berhenti pada pengelolaan bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang kompetitif di pasar global,” ujar Bupati.
Lebih jauh, kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam kerangka asosiasi pertukaran internasional yang terhubung dengan program Belt and Road Initiative, sebagai salah satu jalur strategis dalam membuka peluang investasi lintas negara.
Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis bahwa langkah proaktif ini akan memperluas eksposur potensi daerah di kancah internasional, sekaligus menarik minat investor global dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, pihak KBRI Beijing menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Takalar dan menyatakan kesiapan untuk menjembatani komunikasi dengan calon investor di Tiongkok. KBRI juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya pentingnya penyusunan proposal investasi yang kompetitif, kepastian regulasi, serta kesiapan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam menarik investasi asing.(#)
Editor, Syam

