Pemkab Takalar Tancap Gas Perangi Narkoba–Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan Teken PKS, Wujudkan “Takalar Bersinar”
Admin,Mitrasulsel.info
Maret, 04 2026
Takalar#Mitrasulsel.info# Pemerintah Kabupaten Takalar semakin mempertegas komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, hingga anggota DPRD Takalar. Kehadiran perwakilan Polres serta Dandim 1426 Takalar semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.
Membangun Pondasi “Takalar Bersinar”
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, Kombes Pol Drs. Agung Prabowo, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan cita-cita “Takalar Bersinar” (Bersih Narkoba).
“PKS ini adalah pondasi kuat bagi kita semua untuk membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika melalui kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Takalar beserta jajaran yang dinilai progresif dan responsif dalam mendukung implementasi program P4GN di wilayahnya.
Komitmen Penuh Pemerintah Daerah
Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar siap menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Sinergi ini adalah kunci. Dengan adanya PKS ini, Pemkab Takalar berkomitmen penuh melakukan langkah-langkah konkret dan berkelanjutan untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.
Menurutnya, perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Waspada Ancaman Jalur Pesisir dan Dunia Pendidikan
Dalam sesi pemaparan, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel, Kombes Pol Ardiansyah, S.Ik., M.H., mengungkapkan bahwa peredaran narkoba di Sulawesi Selatan kini mulai merambah wilayah yang sebelumnya dianggap aman.
“Ancaman narkoba tidak lagi terbatas di perkotaan. Jalur pesisir kini menjadi titik rawan, bahkan lingkungan sekolah dan kampus sudah mulai disusupi,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa minimnya edukasi dan pengawasan menjadi celah yang dimanfaatkan jaringan pengedar untuk menjerat generasi muda. Dampak sosial yang ditimbulkan pun sangat serius, mulai dari meningkatnya angka kriminalitas hingga kasus kekerasan dalam rumah tangga akibat hilangnya kontrol diri pengguna narkotika.
Harapan ke Depan
Melalui kemitraan ini, BNNP Sulsel mendorong Pemerintah Kabupaten Takalar untuk lebih masif melakukan sosialisasi P4GN di seluruh instansi pemerintahan, desa, serta lembaga pendidikan.
Dengan edukasi yang terstruktur dan kolaborasi yang solid, diharapkan masyarakat memiliki imunitas kuat terhadap bahaya narkotika. Sinergi ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Takalar yang aman, sehat, dan bermartabat — menuju daerah yang benar-benar “Bersinar” tanpa narkoba.(#)
Editor, Syam

