“Assamaturu Diluncurkan, Takalar Satukan Langkah dari Desa untuk Akhiri Ancaman TBC”
Admin, Mitrasulsel.info
Juni, 17 2026
Takalar#Mitrasulsel.info# Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui peluncuran inovasi “Assamaturu”, sebuah gerakan kolaboratif yang mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dalam upaya memerangi Tuberkulosis (TBC).
Program yang mengusung makna bergerak bersama menuju satu tujuan ini resmi diluncurkan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (17/6/2026), dan dirangkaikan dengan pengukuhan 110 Duta Assamaturu Bebas TBC oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Peluncuran inovasi ini dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi profesi kesehatan, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, hingga berbagai elemen masyarakat yang siap mengambil peran dalam mewujudkan Takalar Bebas TBC Tahun 2030.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengapresiasi langkah inovatif yang diinisiasi Dinas Kesehatan. Menurutnya, Assamaturu bukan sekadar program kesehatan, tetapi gerakan kemanusiaan yang dibangun di atas semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
“Assamaturu berarti kebersamaan. Dengan semangat itu, kita mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menemukan kasus lebih cepat, mendampingi pasien hingga sembuh, dan memutus mata rantai penularan TBC,” ujar Daeng Manye.
Ia mengungkapkan, angka kasus TBC di Takalar yang tercatat saat ini diperkirakan masih belum menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Masih adanya rasa malu dan stigma membuat sebagian masyarakat enggan memeriksakan diri.
Karena itu, Daeng Manye berharap para Duta Assamaturu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, melakukan skrining, serta mendampingi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Nilal Fauziah, menjelaskan bahwa Program Assamaturu mengedepankan pendekatan kolaboratif berbasis Heptahelix, yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, tokoh agama, dan tokoh adat.
Selain mengukuhkan 110 Duta Assamaturu Bebas TBC, Pemkab Takalar juga meluncurkan Pos TBC Desayang akan hadir di 110 desa dan kelurahan sebagai pusat edukasi, skrining, pendampingan pasien, dan pelaporan kasus TBC.
Melalui semangat
Assamaturu, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis dapat mempercepat penurunan kasus TBC dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, serta bebas dari ancaman TBC pada tahun 2030.(#)
Pewarta, Syam

