Tangis Haru Jamaah Pecah, Imam Muda Asal Pattallassang Takalar Pimpin Salat Iduladha
Admin, Mitrasulsel.info
Mei, 26 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan Haji Mappalewa Daeng Sassa, Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Ribuan jamaah yang memadati lapangan tampak larut dalam nuansa religius saat lantunan ayat suci Alquran menggema dari suara imam muda asal Pattallassang. Bacaan yang merdu, tenang, dan penuh penghayatan membuat banyak jamaah tak mampu menahan air mata usai salat berlangsung.
Imam muda tersebut adalah Fadhlan Uwais Rihad, remaja kelahiran Makassar, 18 Maret 2010, yang akrab disapa Ais. Meski masih berusia belia, Fadhlan berhasil mencuri perhatian masyarakat berkat kemampuan tilawah dan hafalan Alqurannya yang luar biasa.
Fadhlan diketahui merupakan santri kelas 10 di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung Bone. Ia juga telah menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran di usia muda, sebuah capaian yang membuat masyarakat Takalar merasa bangga.
Putra pasangan Muh. Hadiwidjaya dan Bansuhari Said itu dikenal aktif memperdalam ilmu agama serta mengembangkan kemampuan membaca Alquran. Sosoknya yang sederhana dan rendah hati semakin menambah kekaguman jamaah yang hadir.
Suasana Lapangan Haji Mappalewa Daeng Sassa pagi itu terasa begitu syahdu saat Fadhlan melantunkan ayat-ayat suci Alquran dalam Salat Iduladha. Jamaah tampak khusyuk mengikuti setiap bacaan yang dipimpin imam muda tersebut.
“Suasananya sangat menyentuh. Bacaan imamnya membuat hati tenang dan banyak jamaah terharu,” ungkap salah seorang warga usai pelaksanaan salat.
Usai kegiatan, Fadhlan terlihat tersipu malu ketika ditemui awak media. Dengan tutur kata sederhana, ia mengaku memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke Mesir untuk memperdalam ilmu agama, mengikuti jejak sang kakak, Ustaz Muhammad Yusuf Nurrohim.
“Saya ingin melanjutkan sekolah di Mesir supaya bisa lebih mendalami ilmu agama,” ujarnya singkat.
Kehadiran Fadhlan sebagai imam Salat Iduladha dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Takalar. Di tengah perkembangan zaman, sosok remaja penghafal Alquran yang tampil sederhana, santun, dan penuh ketawadhuan dianggap membawa harapan lahirnya generasi Qurani yang mampu membanggakan daerah dan umat.(#)
Pewarta, Syam

