Santri Ponpes Baitul Qur’an Camba Maros Serukan Jamaah Menjadi Ahlul Qur’an di Masjid H. Jamaluddin
Admin,Mitrasulsel.info
Maret, 07 2026
Gowa#Mitrasulsel.info#Suasana Ramadan di Masjid H. Jamaluddin, Perumahan Saumata Indah, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, berlangsung khidmat dengan digelarnya ceramah agama usai salat tarawih. Ceramah tersebut disampaikan oleh Muh. Zahran Tsakif, santri dari Ponpes Baitul Qur’an Camba Kabupaten Maros, yang mengangkat tema tentang pentingnya menjadi Ahlul Qur’an.
Di hadapan jamaah, Muh. Zahran Tsakif mengingatkan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami, dihafal, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang yang dekat dengan Al-Qur’an akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT.
Dalam ceramahnya, ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa ada dua golongan manusia yang patut “dicemburui” dalam kebaikan. Pertama, seseorang yang diberikan kelebihan berupa pemahaman terhadap Al-Qur’an, lalu ia membacanya dan mengamalkannya siang dan malam. Kedua, seseorang yang diberikan kelebihan harta oleh Allah SWT, kemudian ia menafkahkan hartanya di jalan kebaikan pada siang dan malam hari.
“Orang yang dekat dengan Al-Qur’an adalah orang-orang yang dimuliakan oleh Allah. Mereka membaca, mempelajari, menghafal, dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zahran dalam ceramahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an akan menjadi penolong bagi umat manusia pada hari kiamat. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca dan mempelajari Al-Qur’an, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Bacalah Al-Qur’an, hafalkanlah Al-Qur’an, pelajarilah Al-Qur’an, dan amalkanlah Al-Qur’an. Karena sesungguhnya Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat, cahaya, dan penolong bagi para pembacanya,” tuturnya.
Sementara itu, pengurus Masjid H. Jamaluddin, Syafruddin menyampaikan bahwa kegiatan ceramah Ramadan ini menjadi bagian dari upaya memakmurkan masjid sekaligus memberikan ruang bagi para santri untuk menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memotivasi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid,” ujar Syafruddin.
Ceramah tersebut mendapat perhatian serius dari para jamaah yang hadir. Di akhir penyampaiannya, Muh. Zahran Tsakif juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam ceramahnya dan berharap pesan yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.(#)
Editor, Syam

