Ketua IKDA Sulsel Uraikan Keutamaan, Larangan, hingga Pembatal Puasa di Masjid H. Jamaluddin
Admin, Mitrasulsel.info
Februari 24, 2026
Gowa#Mitrasulsel.info# Ketua IKDA Sulsel, Muh. Firdaus, S.Ag, mengisi ceramah Ramadan di Masjid H. Jamaluddin Perumahan Saumata Indah Kelurahan Romang Polong Kabupaten Gowa, dengan mengangkat tema “Keutamaan, Larangan, dan Hal yang Dimakruhkan serta Membatalkan Puasa.” Kegiatan tersebut dihadiri jamaah yang antusias menyimak tausiah penuh hikmah tersebut.
Dalam penyampaiannya, Muh. Firdaus menjelaskan bahwa puasa Ramadan memiliki banyak keutamaan sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW, di antaranya sebagai sarana penghapus dosa dan jalan meraih ketakwaan. Ia menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, serta perilaku dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala.
“Keutamaan puasa sangat besar. Allah SWT sendiri yang akan membalas pahala orang yang berpuasa. Karena itu, mari kita jaga kualitas puasa kita, bukan hanya kuantitasnya,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga menambahkan bahwa puasa bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga mengandung nilai kesehatan. Secara jasmani, puasa memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki metabolisme. Sementara secara rohani, puasa adalah cara Allah SWT menundukkan hawa nafsu. Menurutnya, nafsu itu ibarat makhluk liar yang tidak mau tunduk dan tidak mau mendengar nasihat, kecuali dengan cara dikendalikan melalui ibadah, salah satunya dengan berpuasa.
“Dengan berpuasa, kita belajar mengendalikan diri. Nafsu yang biasanya bebas menuntut keinginan, dilatih untuk patuh kepada aturan Allah. Di situlah letak kemenangan seorang hamba,” jelasnya.
Selain menjelaskan keutamaan, ia juga menguraikan berbagai larangan selama berpuasa, seperti berkata dusta, menggunjing, dan melakukan perbuatan tercela. Ia mengingatkan bahwa meskipun secara hukum puasa tetap sah, perbuatan tersebut dapat menghilangkan nilai dan pahala puasa.
Lebih lanjut, ia memaparkan hal-hal yang dimakruhkan dalam puasa, seperti berlebihan dalam berkumur atau mencicipi makanan tanpa kebutuhan mendesak. Sementara itu, hal-hal yang membatalkan puasa antara lain makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, serta perbuatan lain yang telah ditetapkan dalam fikih.
Sementara itu, Pengurus Masjid H. Jamaluddin, Syafruddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Ketua IKDA Sulsel mengisi ceramah Ramadan. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan menambah pemahaman jamaah terkait tuntunan ibadah puasa yang benar.
“Kami sangat bersyukur atas tausiah yang disampaikan. Semoga apa yang disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat dan dapat diamalkan oleh seluruh jamaah,” ungkapnya.
Ceramah kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh umat Islam diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan ibadah puasa serta meraih keberkahan di bulan suci Ramadan. (#)
Editor: Rafli, Rifqi

