Raker Akhir Tahun, Manajemen Mapress Matangkan Strategi Hadapi Persaingan Media Digital di Tahun 2026
Makassar#Mitrasulsel# Manajemen Media Online Mapress menggelar rapat kerja (raker) akhir tahun 2025 sebagai langkah konsolidasi dan evaluasi, sekaligus menyusun strategi pengembangan media di tengah ketatnya persaingan industri media digital, khususnya di Kota Makassar.
Rapat tersebut berlangsung di Cafe Agung, Jalan Dr. Ratulangi, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama/Pimpinan Umum Mapress, Andi Jaka Malageni, SH, Pimpinan Redaksi, Anwar Mahendra, SE, Wakil Pimpinan Redaksi, Aji Ilyas Mangkana, Reporter Imran Arda K, serta jajaran Mapress lainnya.
Agenda utama raker membahas arah kebijakan redaksi dan bisnis media, termasuk program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
Direktur Utama Mapress, Andi Jaka Malageni, SH, dalam arahannya menegaskan bahwa Mapress merupakan media yang memiliki sejarah panjang dan harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Mapress ini sudah lama berdiri sejak tahun 1970-an, dan akhir tahun (2024) kita kembalikan lagi Mapress secara resmi di bawah (PT. Makassar Grafika Utama). Artinya, kita punya tanggung jawab untuk tetap eksis dan relevan di tengah maraknya media digital, bukan hanya di Makassar, tapi secara luas,” ujar Andi Jaka, yang juga merupakan Pengurus PWI Sulsel.
Selain itu, lanjut Andi Jaka juga menekankan bahwa, dinamika media saat ini jauh berbeda dibanding era media cetak, sehingga diperlukan inovasi dan terobosan agar Mapres tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
“Sekarang persaingan media jauh lebih berat. Kalau dulu mengandalkan iklan cetak, sekarang bergeser ke kerja sama dan kreativitas program. Oleh karena itu, Mapress harus punya konsep yang jelas dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Redaksi Mapress, Anwar Mahendra, yang juga pemilik sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama ini menilai, raker akhir tahun ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi redaksi dan manajemen dalam menghadapi tantangan jurnalistik digital.
“Rapat ini penting untuk menyamakan persepsi. Kita ingin Mapress tetap kuat secara redaksi, menjaga kualitas pemberitaan, dan tetap profesional di tengah derasnya arus informasi digital,” kata Anwar Mahendra.
Ia menambahkan, selain penguatan konten jurnalistik, Mapress juga perlu membuka ruang inovasi melalui program-program kreatif yang tetap sejalan dengan fungsi pers.
“Kita tidak hanya bicara soal berita, tapi juga bagaimana Mapress bisa hadir lewat program-program edukatif, pelatihan, dan kegiatan off air yang memberi nilai tambah bagi masyarakat dan institusi,” jelasnya.
Anwar Mahendra juga menegaskan bahwa kualitas, konsistensi, dan kredibilitas akan menjadi fondasi utama Mapress dalam menjalankan roda redaksi ke depan.
Melalui raker akhir tahun ini, manajemen Mapress berharap seluruh jajaran dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan media yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan industri media digital yang semakin kompetitif.(#)
Sumber : Mappress.co.id

