PERGUNU SULSEL Tancap Gas Libatkan Alumni Beasiswa Universitas KH. Abdul Chalim dalam Program Strategis
Makassar#mitrasulsel.info# 06 Januari 2026 Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan ketua terpilih, Dr. H. Muhammad Yunus Syam, S.Ag, M.Ag., bergerak cepat pasca terpilih sebagai ketua formatur PW PERGUNU, dengan meluncurkan sejumlah program strategis. Salah satu fokus utama yang digaungkan berbasis penguatan kelembagaan organisasi dengan melibatkan alumni. Rencana strategis ini disampaikan pada rapat virtual yang dihadiri alumni dan pengurus PW PERGUNU, Sabtu, (03/01).
Alumni yang dilibatkan merupakan penerima beasiswa PERGUNU di Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, dengan pengelolaan dan penjaringan alumni oleh salah satu pengurus wilayah PERGUNU SULSEL, Muh. Fihris Khalik, S.S., M.A., Ph.D.
“Rapat ini kami gelar sebagai itikad baik untuk merumuskan arah gerak PW PERGUNU ke depan, sehingga SDM Muda diharapkan dapat membersamai cita-cita luhur ini,” ujarnya.
Alumni dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan keanggotaan PERGUNU Sulawesi Selatan berbasis sistem online, pembentukan dan pengelolaan media sosial organisasi, pengembangan media dan informasi, serta pengelolaan jurnal ilmiah. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis dalam mendorong tata kelola organisasi yang lebih modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penulis yang juga merupakan alumni PERGUNU Sulawesi Selatan asal Kab. Kep. Selayar, Edy Kurniawan, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah tersebut. Penulis menilai pelibatan alumni dalam program-program strategis organisasi merupakan kebijakan yang visioner dan progresif.
“Program ini sangat baik dan patut diapresiasi, mengingat alumni tidak hanya diposisikan sebagai bagian administratif semata, tetapi benar-benar dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan program strategis PERGUNU. Ini menunjukkan adanya kepercayaan dan kesadaran bahwa alumni merupakan aset intelektual yang harus dirangkul dan diberdayakan.”
Selain itu, penulis juga memandang keterlibatan alumni bukan hanya sebagai bentuk kontribusi nyata, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi sekaligus mendorong pengembangan PERGUNU ke depan.
Melalui sinergi antara pengurus wilayah dan alumni, PERGUNU SULSEL diharapkan mampu membangun organisasi yang lebih solid, inklusif, dan berdaya saing, serta konsisten menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan keilmuan Nahdlatul Ulama di Sulawesi Selatan. (#)
Edy Kurniawan

