Scam Ready ASEAN Hadir di Takalar, Ajak Masyarakat Perangi Penipuan Digital
Admin, Mitrasulsel.info
Oktober, 15 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjadi titik awal pelaksanaan Premiere Session Scam Ready ASEAN, sebuah program edukasi yang mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang semakin beragam.
Kegiatan bertema “Learn, Play and Protect One Another” atau belajar, bermain, dan saling melindungi ini dijadwalkan berlangsung Kamis (15/10/2026), pukul 13.00–16.00 WITA, di Auditorium Kantor Bupati Takalar.
Program tersebut mendapat dukungan Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih cerdas, kritis, dan aman dalam memanfaatkan teknologi digital.
Melalui pendekatan interaktif, peserta diajak mengenali pola penipuan daring, memahami risiko kejahatan siber, serta mempelajari langkah-langkah sederhana untuk melindungi data pribadi dan menjaga keamanan akun digital.
Waspadai Modus Penipuan yang Terus Berkembang
Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan bertransaksi. Namun, di balik kemudahan tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada berbagai ancaman, mulai dari tautan berbahaya, penyamaran identitas, tawaran hadiah palsu, hingga pencurian data pribadi.
Pelaku penipuan kerap memanfaatkan kelengahan dan kepercayaan korban untuk memperoleh informasi penting atau menguasai akun digital. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan.
Literasi digital tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan perangkat dan aplikasi. Masyarakat juga perlu memahami risiko, mengenali tanda-tanda penipuan, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi pesan atau tawaran mencurigakan.
Sejumlah langkah pencegahan dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti tidak mudah tergiur keuntungan yang tidak masuk akal, menghindari tautan yang tidak jelas sumbernya, serta tidak memberikan kode OTP, kata sandi, maupun data pribadi kepada pihak lain.
Dorong Budaya Saling Melindungi
Kehadiran Scam Ready ASEAN di Takalar diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai keamanan digital sekaligus menumbuhkan kebiasaan saling mengingatkan.
Upaya mencegah penipuan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu. Keluarga, teman, dan lingkungan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang benar serta mengingatkan orang-orang terdekat agar tidak terjebak dalam berbagai modus kejahatan daring.
Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu bersikap lebih tenang ketika menerima pesan mencurigakan, memeriksa informasi sebelum mempercayainya, dan tidak terburu-buru mengikuti instruksi dari pihak yang belum terverifikasi.
Program Scam Ready ASEAN ini melibatkan Kaizen Collaborative Impact dengan dukungan ASEAN Foundation dan Google.org.
Melalui pelaksanaan sesi perdana di Kabupaten Takalar, program tersebut diharapkan dapat memperkuat literasi keamanan digital dan mendorong terbentuknya lingkungan digital yang lebih aman, bijak, serta bertanggung jawab.
Kenali Modusnya, Lindungi Sesama
Masyarakat diimbau untuk semakin berhati-hati dalam beraktivitas di internet. Jangan mudah percaya pada pesan yang menjanjikan hadiah atau keuntungan besar, jangan sembarangan membagikan informasi rahasia, dan selalu pastikan kebenaran informasi sebelum bertindak.
Kesadaran dan kewaspadaan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penipuan digital. Dengan membangun kebiasaan memeriksa, mengenali, dan saling mengingatkan, masyarakat dapat mengambil peran nyata dalam melindungi diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Dari Takalar, semangat membangun ruang digital yang aman dimulai: kenali modusnya, lindungi diri, dan saling jaga sesama.(#)
Pewarta, Syam

