Camat Pattallassang Turun Langsung, Digitalisasi BALLA LOMPOWA dan Penataan Arsip Jadi Sorotan
Admin, Mitrasulsel.info
Oktober, 13 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Camat Pattallassang, Bansuhari Said, S.AP., M.Si., turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di empat kelurahan, yakni Sabintang, Maradekaya, Kalabbirang, dan Pappa, Selasa (13/10/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda pengawasan rutin. Camat ingin memastikan kedisiplinan aparatur, kebersihan kantor, ketertiban administrasi, hingga penerapan inovasi digital BALLA LOMPOWA benar-benar berjalan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sidak itu, Bansuhari Said memeriksa aktivitas petugas atau Person in Charge (PIC) BALLA LOMPOWA yang bertanggung jawab menginput dan memperbarui data pada dashboard. Pemantauan dilakukan untuk memastikan informasi yang tersaji tetap akurat, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan monitoring serta tindak lanjut pelayanan.
Penerapan sistem digital, menurut arah pengawasan tersebut, perlu ditunjang kedisiplinan petugas dan konsistensi dalam mengelola data. Teknologi tidak cukup hanya tersedia, tetapi harus dimanfaatkan secara optimal untuk membantu pekerjaan pemerintahan menjadi lebih terarah dan efektif.
Penataan Arsip Tak Boleh Diabaikan
Selain mengevaluasi pelaksanaan digitalisasi, Camat Pattallassang turut menyoroti pengelolaan arsip di kantor kelurahan. Dokumen pemerintahan harus tersimpan secara tertib, aman, dan mudah ditemukan saat diperlukan.
Arsip lama yang menumpuk perlu diidentifikasi dan dipilah sesuai jenis, fungsi, serta masa simpannya. Penumpukan dokumen di ruang kerja bukan hanya mengganggu kerapian, tetapi juga berpotensi mengundang tikus dan binatang pengganggu yang dapat merusak dokumen penting.
Pembenahan arsip harus dilaksanakan melalui inventarisasi, pemilahan, penataan, dan penyusutan sesuai ketentuan kearsipan. Dokumen yang masih memiliki nilai administrasi, hukum, atau kesejarahan wajib dipelihara dengan baik.
Pemusnahan arsip juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Setiap proses harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku agar dokumen negara tetap terlindungi dan tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.
Kebersihan Kantor Cerminan Kedisiplinan Aparatur
Kondisi lingkungan kerja turut menjadi perhatian dalam pemeriksaan tersebut. Ruang pelayanan, ruang kerja pegawai, hingga tempat penyimpanan dokumen diharapkan selalu bersih, rapi, dan nyaman.
Kebersihan kantor bukan semata-mata persoalan estetika. Lingkungan kerja yang terawat mencerminkan kedisiplinan aparatur sekaligus mendukung terciptanya suasana pelayanan yang layak bagi masyarakat.
Sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan, kelurahan dituntut menghadirkan tata kerja yang profesional, mulai dari kesiapan aparatur, ketertiban administrasi, pemeliharaan dokumen, hingga kenyamanan fasilitas pelayanan.
BALLA LOMPOWA Perkuat Monitoring Pelayanan Warga
Inovasi BALLA LOMPOWA, singkatan dari Basis Akselerasi Layanan, Kolaborasi, dan Monitoring Pelayanan Warga, menjadi salah satu instrumen yang dikembangkan untuk memperkuat tata kelola pelayanan di Kecamatan Pattallassang.
Melalui sistem ini, pengelolaan informasi dan pemantauan aktivitas pelayanan diharapkan semakin terarah. Data yang akurat dan diperbarui secara konsisten dapat membantu pemerintah dalam mengevaluasi pelaksanaan tugas serta menentukan tindak lanjut terhadap kebutuhan masyarakat.
Sidak di empat kelurahan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan pembenahan administrasi dan peningkatan disiplin kerja. Inovasi teknologi akan memberikan manfaat lebih besar apabila didukung aparatur yang bertanggung jawab serta sistem pengelolaan dokumen yang tertib.
Melalui pengawasan langsung di Kelurahan Sabintang, Maradekaya, Kalabbirang, dan Pappa, Pemerintah Kecamatan Pattallassang mendorong terciptanya budaya kerja yang adaptif terhadap teknologi, peduli terhadap kebersihan lingkungan, dan konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Digitalisasi berjalan, arsip tertata, dan lingkungan kantor terjaga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan warga.(#)
Pewarta, Syam

