Pertaruhkan Nyawa Demi Warga, Tujuh Damkar Takalar Terima Penghargaan
Admin, Mitrasulsel.info
September, 24 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Keberanian tujuh personel Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Takalar mendapat penghargaan setelah berhasil mengevakuasi seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur.
Apresiasi tersebut diberikan dalam Apel Pagi Satpol PP, Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Takalar, Kamis (24/9/2026).
Penghargaan diserahkan Kepala Satpol PP, Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Takalar, Abdul Salam Gau, S.IP., didampingi Sekretaris Satpol PP, Kepala Bidang Damkar dan Kepala Seksi Operasional.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas keberanian dan kesigapan para personel saat menjalankan operasi penyelamatan di Kelurahan Pattene, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, pada 18 September 2026.
Saat menerima laporan adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur, ketujuh petugas langsung bergerak melakukan evakuasi. Kondisi lokasi yang berisiko serta keterbatasan peralatan tidak menghentikan upaya mereka untuk menyelamatkan korban.
Dengan mengandalkan kemampuan dan kerja sama tim, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati hingga korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur dan mendapat penanganan lebih lanjut.
Abdul Salam Gau menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para personel yang telah menunjukkan keberanian dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
“Terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada petugas yang berhasil mengevakuasi korban. Dengan peralatan seadanya, rekan-rekan berani mengambil keputusan yang sangat berisiko bagi keselamatan dirinya demi keselamatan masyarakat,” ujar Abdul Salam Gau.
Menurutnya, tugas Damkar dan Penyelamatan memiliki cakupan yang luas. Selain menangani kebakaran, personel juga dituntut hadir dalam berbagai situasi darurat yang membutuhkan pertolongan cepat.
Ia berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Aksi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Damkar dan Penyelamatan Takalar. Di tengah keterbatasan, tujuh personel memilih turun tangan ketika seorang warga membutuhkan pertolongan.
Bagi mereka, keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Penghargaan yang diterima pun bukan sekadar bentuk apresiasi kedinasan, tetapi juga penghormatan atas keberanian dan pengabdian dalam menjalankan tugas kemanusiaan.(#)
Pewarta, Syam

