UNM Buka Ruang Baru bagi Remaja Putri, STEM HER Future Gaungkan Masa Depan Perempuan di Dunia Saintek
Admin, Mitrasulsel.info
September, 17 2026
Makassar#Mitrasulsel.info#Universitas Negeri Makassar (UNM) terus mendorong hadirnya ruang edukasi dan inspirasi bagi remaja putri untuk mengenal dunia sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM) sebagai bagian dari pilihan pendidikan dan karier masa depan.
Upaya tersebut dilakukan Pusat Penelitian Gender, Anak, dan Kependudukan (PPGAK) LP2M UNM melalui program STEM HER Future. Pesan tentang pentingnya memperluas aspirasi karier perempuan di bidang STEM disampaikan melalui talkshow “STEM HER Network: Aspirasi Karier Perempuan di Bidang Sains dan Teknologi” yang disiarkan langsung TVRI Sulawesi Selatan.
Talkshow bertema “Membangun Jejaring, Menguatkan Aspirasi: Kolaborasi Kampus dan Media untuk Masa Depan Perempuan di Bidang STEM” tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan hasil penelitian sekaligus membangun jejaring antara kampus, media, sekolah, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Koordinator program, Nur Fadhilah Umar, mengatakan kolaborasi dengan media menjadi salah satu cara agar hasil riset perguruan tinggi dapat lebih dekat dengan masyarakat. “Kolaborasi kampus dan media seperti ini penting agar hasil riset kami tidak berhenti di rak, tetapi benar-benar sampai dan menggerakkan masyarakat,” ujarnya.
Program STEM HER Future merupakan bagian dari Program Fasilitasi Pengembangan Sentra Sains dan Teknologi Kemasyarakatan di Perguruan Tinggi (In-Saintek) dalam Program SEMESTA yang diselenggarakan Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Setelah STEM HER Network, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan STEM HER Safe Space melalui kampanye Pink Street Campaign and Community Engagement di kawasan Car Free Day Jalan Boulevard Makassar. Kegiatan ini menghadirkan booth edukasi STEM, informasi karier, keamanan digital, kesetaraan gender, dialog bersama ilmuwan perempuan, psikolog dan guru BK, serta aksi Pink Walk.
Rangkaian berikutnya, STEM HER Class and Career Bridge, akan mempertemukan sekitar 450 siswa SMA/SMK dengan dosen, mahasiswa, ilmuwan perempuan dan praktisi industri. Kegiatan meliputi sesi inspirasi STEM, pameran inovasi, konsultasi pendidikan dan karier, hingga peluncuran STEM Women’s Career Counseling Center dan platform digital STEM HER Career Hub.
Ketiga rangkaian tersebut, yakni STEM HER Network, STEM HER Safe Space, dan STEM HER Class and Career Bridge, dirancang sebagai model Sentra Saintek Kemasyarakatan yang berkelanjutan hingga 2028. Melalui jejaring mentor, pembelajaran STEM responsif gender dan pendampingan karier, program ini diharapkan semakin membuka akses remaja putri terhadap informasi dan peluang di bidang sains dan teknologi.(#)
Pewarta, Syam
Editor, Rafli

