Ketika Kepedulian Menjadi Aksi, Relawan Lingkungan Bergerak Bersihkan Masjid dan Makam di Gowa
Admin,Mitrasulsel.info
Agustus, 05 2026
Gowa#Mitrasulsel.info#Kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Dengan semangat gotong royong dan keikhlasan, Komunitas Relawan Peduli Lingkungan yang bermarkas di Perumahan Je’ne Tallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, terus menghadirkan aksi nyata melalui kegiatan bakti sosial membersihkan masjid, area pemakaman, dan berbagai fasilitas umum.
Komunitas yang dipimpin M. Aris Mallingkai, atau yang akrab disapa Daeng Sibali, secara rutin turun langsung bersama para relawan membersihkan lokasi-lokasi yang membutuhkan perhatian. Gerakan ini lahir dari kepedulian untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Di balik aktivitas sosial tersebut, Daeng Sibali yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja las dan teknisi bodi mobil mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan panggilan hati untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami ingin mengajak masyarakat agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Sasaran kami mulai dari halaman masjid, area pemakaman yang dipenuhi semak belukar hingga fasilitas umum yang membutuhkan pembersihan. Semoga langkah kecil ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berbuat kebaikan,” ujarnya.
Salah satu aksi yang telah diselesaikan adalah pembersihan Makam Karaeng Tarombeng di Dusun Manyampa, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga. Selama sekitar lima hari, para relawan membersihkan kawasan makam sekaligus memasang pagar besi yang seluruh pembiayaannya dilakukan secara swadaya.
Komunitas Relawan Peduli Lingkungan diperkuat oleh M. Aris Mallingkai (Daeng Sibali) sebagai pendiri dan ketua, bersama Syahrir Saleh (Daeng Ngilang), Irwan (Daeng Ngella), serta Ustaz Irhas Harifin (Daeng Naba). Mereka membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal latar belakang profesi maupun usia.
Menurut Daeng Sibali, gerakan sosial tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gowa. Melalui koordinasi yang telah dilakukan, komunitas ini memperoleh surat rekomendasi dari Dinas Kebersihan sehingga memudahkan pelaksanaan kegiatan di berbagai desa dan kecamatan.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan untuk bergabung menjadi relawan. Selain tenaga, dukungan dari para dermawan dan donatur juga diharapkan agar kegiatan sosial ini dapat menjangkau lebih banyak lokasi di Kabupaten Gowa.
“Semakin banyak tangan yang bergerak, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Mari jadikan kepedulian sebagai budaya, karena lingkungan yang bersih adalah warisan terbaik untuk generasi yang akan datang,” tutup Daeng Sibali.(#)
Pewarta, Syam



