UNM Dorong Transformasi Pembelajaran Digital, Guru SMP di Takalar Antusias Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Gemini AI
Admin, Mitrasulsel.info
Juli, 08 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di era digital terus diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pelatihan Pemanfaatan Gemini Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran bagi guru-guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Takalar, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 26 guru SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Takalar ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jeneponto-Takalar, Hamzah, S.Pd., M.Pd. Turut hadir memberikan sambutan Ketua MGMP IPA Kabupaten Takalar yang juga Kepala SMP Negeri 2 Takalar, Rusdianto, S.Pd., M.Sc.
Pelatihan tersebut bertujuan membekali para tenaga pendidik dengan kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya Gemini AI, sebagai pendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan interaktif.
Ketua Tim Pengabdian, Prof. Dr. Muhiddin Palennari, S.Pd., M.Pd., didampingi Dr. Jendri Mamangkey, S.Si., Oriny Tri Ananda, S.Pd., M.Pd., serta dua mahasiswa, Lyra Ananda Awaliah dan Muhammad Tasnim Mubarak, menjelaskan bahwa perkembangan AI harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sebagai ancaman bagi profesi guru.
Menurut Prof. Muhiddin, Gemini AI hadir sebagai asisten cerdas yang dapat membantu guru mengurangi beban administrasi sekaligus membuka ruang kreativitas dalam merancang materi pembelajaran yang menarik dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai pemanfaatan AI, tetapi juga mengikuti praktik langsung (hands-on). Materi yang diberikan meliputi penyusunan modul ajar dan perangkat pembelajaran berbantuan AI, pengembangan materi pembelajaran yang lebih kreatif, hingga penyusunan soal evaluasi berbasis LOTS dan HOTS menggunakan teknik penyusunan “prompt” yang tepat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, mencoba berbagai fitur Gemini AI, serta mengeksplorasi cara memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di kelas.
Salah seorang peserta, Harlinah, S.Pd., guru UPT SMP Negeri 1 Sanrobone, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru tentang pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
“Awalnya saya mengira AI itu rumit dan hanya untuk ahli IT. Setelah mengikuti pelatihan ini, ternyata Gemini AI sangat mudah digunakan dan sangat membantu saya mencari ide pembelajaran agar siswa lebih tertarik dan tidak cepat bosan di kelas,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut agar ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan di sekolah masing-masing. Diharapkan, pemanfaatan teknologi AI oleh para guru mampu mendorong lahirnya pembelajaran yang semakin adaptif, kreatif, dan berkualitas, sekaligus memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Takalar dalam menghadapi tantangan era digital.(#)
Pewarta, Syam

