FGD dan Rapat Koordinasi TPP Gowa Bahas Pengelolaan Pendamping Desa
Admin,Mitrasulsel.info
Mei, 25 2026
Gowa#Mitrasulsel.info#Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, digelar pada Senin, 25 Mei 2026 di Kedai Dewi, Jalan H. Agus Salim, Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Identifikasi Masalah Pengelolaan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Provinsi Sulawesi Selatan” dan dihadiri Koordinator Provinsi TPP Sulawesi Selatan, TA Madya, Koordinator Kabupaten TPP Gowa, TAPM, Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian audit Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal oleh BPK terkait pengelolaan TPP di Sulawesi Selatan. Forum tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendamping desa dalam menjalankan tugas pendampingan di lapangan, baik dari aspek regulasi, sistem kerja, koordinasi, digitalisasi, pendanaan, maupun kultur kerja.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Syafaruddin selaku TAPM Kabupaten Gowa, kemudian dilanjutkan sambutan dan pembukaan resmi oleh Supriadi selaku Koordinator Provinsi TPP Sulawesi Selatan. Selanjutnya, Darwis Ramping selaku Koordinator Kabupaten TPP Gowa menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan serta membagi peserta ke dalam empat kelompok diskusi berdasarkan wilayah kecamatan pendampingan.
Dalam pelaksanaan FGD, peserta mengikuti sesi curah pendapat terkait persoalan utama yang sering dihadapi di lapangan. Peserta juga melakukan analisa akar masalah menggunakan metode Fishbone Analysis atau pohon masalah, kemudian mengelompokkan persoalan berdasarkan kategori regulasi, SDM, koordinasi, sistem kerja, sosial politik, hingga digitalisasi.
Pada sesi akhir, masing-masing kelompok memaparkan hasil diskusi dan rumusan solusi yang dianggap dapat memperbaiki sistem pengelolaan TPP ke depan. Narasumber dari tingkat provinsi turut memberikan arahan terkait administrasi pendampingan, pemanfaatan media sosial, serta pentingnya menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas pendampingan masyarakat desa.
Kegiatan ditutup oleh Koordinator Kabupaten TPP Gowa dengan harapan seluruh Tenaga Pendamping Profesional tetap solid dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta pendampingan kepada masyarakat desa.(#)
Pewarta, D’ Bani
Editor, Syam

