Perkuat Dakwah, IKDA Sulsel Bermitra dengan 23 Masjid
Gowa#mitrasulsel.info#06 Januari 2026 — Ikatan Khatib dan Dai (IKDA) Sulawesi Selatan terus memperkuat peran strategisnya dalam pembinaan umat melalui penguatan dakwah berbasis masjid. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni menjalin kemitraan dengan 23 masjid di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Sejumlah masjid yang telah resmi menjalin kemitraan antara lain Masjid Al Fatih Kostrad, Masjid Jami Tea mate, Masjid Alma As Said, Masjid Al Ikhlas Bontotene, Masjid Nuruttaqwa Bonto, Masjid Murul Mustaqim Pannambungan, Masjid Nurul Jannah Kampung Beru, Masjid Al Hijrah Mayora, Masjid Syaukani Sampara Jennetallasa, Masjid Al A’Rof Tanah Karaeng, Masjid Al Isnur Bonewa Pattalassang, Masjid Kunnumal Koya Jenetallasa, Masjid Ni’matullah Bontoala, Masjid As Sokra 8, Masjid Ikhlas Pallatikang, Masjid Baiturrahman Paccinongan, Masjid Horison Makassar, Masjid Al Ittihad Pa’lingang desa tanah karaeng, Masjid Baiturrahman Mannyampa Panaikan Manuju, Masjid Al Muzaini Jene Madinging serta Masjid H. Jamaluddin BTN. Saumata Indah Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya sinergi dalam memperkuat syiar Islam dan pembinaan keagamaan masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, IKDA Sulsel akan menyalurkan dai dan khatib yang kompeten serta berkolaborasi dalam pelaksanaan program dakwah, kajian keislaman, dan pembinaan umat secara berkelanjutan.
Ketua IKDA Sulsel, Muhammad Firdaus, S.Ag, menyampaikan bahwa masjid memiliki peran sentral sebagai pusat ibadah dan pendidikan umat. Oleh karena itu, kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan dakwah berjalan secara terarah, moderat, dan memberikan manfaat nyata bagi jamaah dan juga membuat usaha mandiri untuk menopan kegiatan dakwah ikda sulsel sehingga ikda sulsel tidak tergantung kepada donatur dan investor.
Disamping itu ada misi Ikda sulsel akan memasuki masjid pelosok untuk memberikan tanda terima kasih kepada warga yang telah menjaga dan merawat masjid tampa imbalan melainkan pahala, mungkin itu tidak memberikan kekayaan kepada mereka akan tetapi ada tanda terima kasih atas jasa mereka merawat Masjid.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan keilmuan umat. Dengan kemitraan ini, kami berharap aktivitas dakwah di masjid semakin hidup dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, pengurus Masjid H. Jamaluddin, Syafruddin, menyambut baik kemitraan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap program IKDA Sulsel. Menurutnya, kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas dakwah dan pembinaan jamaah di lingkungan masjid.
“Kami sangat mengapresiasi kemitraan ini. Kehadiran dai dan khatib yang terkoordinasi dengan baik diharapkan dapat memperkuat pemahaman keagamaan jamaah serta menghidupkan aktivitas masjid secara berkesinambungan,” ungkap Syafruddin.
Para pengurus masjid lainnya yang tergabung dalam kemitraan tersebut juga berharap sinergi dengan IKDA Sulsel dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.
IKDA Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan masjid-masjid lainnya guna mewujudkan dakwah Islam yang sejuk dan rahmatan lil ‘alamin di Sulawesi Selatan.
Syam

