Dr. H. Muhammad Yunus Syam Terpilih sebagai Ketua PW Pergunu Sulsel Masa Khidmat 2026–2031
Makassar#Mitrasulsel.info# 30 Desember 2025-Konferensi Wilayah (Konferwil) IV Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar pada 27–28 Desember 2025 di Hotel Travellers Phinisi berlangsung sukses dan penuh khidmat.
Konferwil IV ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pergunu, Dr. Aris Ari Leksono, M.Pd, yang juga merupakan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta diikuti oleh 24 Pengurus Cabang Pergunu se-Sulawesi Selatan.
Dalam forum Konferwil tersebut, Dr. H. Muhammad Yunus Syam, S.Ag, M.Ag resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Pergunu Sulawesi Selatan masa khidmat 2026–2031. Ia juga menjabat sebagai Kepala Pendidikan Pondok Pesantren Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman kuat dalam dunia pendidikan dan pesantren.
Ketua Steering Committee (SC) Konferwil IV, Muh. Fihris Khalik, M.A, menegaskan bahwa Ketua Umum terpilih mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta Konferwil, sebagai bentuk soliditas dan kepercayaan seluruh pengurus cabang terhadap kepemimpinan yang baru.
“Ketua umum terpilih mendapatkan dukungan penuh dari seluruh peserta Konferwil. Ini menjadi modal penting untuk membawa Pergunu Sulsel lebih maju dan solid,” ungkap Muh. Fihris Khalik.
Selain agenda utama Konferensi Wilayah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Halaqah dan Seminar Nasional Kurikulum Cinta. Kegiatan tersebut membahas penguatan nilai kasih sayang, moderasi beragama, serta pendidikan ramah anak sebagai fondasi penting dalam sistem pendidikan nasional.
Melalui Halaqah dan Seminar Nasional Kurikulum Cinta, Pergunu Sulsel menegaskan komitmennya dalam mendorong kurikulum pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak mulia, dan budaya damai di lingkungan satuan pendidikan.
Saat ini, pasca-Konferwil, tim formatur yang terdiri dari sembilan orang tengah menggodok dan menyusun struktur kepengurusan PW Pergunu Sulsel untuk masa khidmat 2026–2031, dengan harapan dapat melahirkan kepengurusan yang profesional, kolaboratif, dan responsif terhadap tantangan dunia pendidikan ke depan.
Dengan terselenggaranya Konferwil IV beserta Halaqah dan Seminar Nasional Kurikulum Cinta ini, Pergunu Sulawesi Selatan diharapkan semakin berperan aktif dalam meningkatkan kualitas guru serta mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.(#)
Edit: Rifqi

