Lintas Tugas, Satu Pengabdian: IPDA Ashar Kembali Mengabdi di Satlantas Bulukumba
Admin, Mittasulsel.info
Oktober, 24 2026
Bulukumba#Mitrasulsel.info#Perjalanan pengabdian di tubuh Polri tidak selalu berada dalam satu bidang tugas. Beragam penempatan menjadi ruang untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus mengasah profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Hal itu tergambar dalam perjalanan karier IPDA Ashar, S.Sos., putra daerah Kabupaten Bulukumba yang kini kembali bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba dengan amanah sebagai Kanit Turjawali.
Sebelum menempati jabatan tersebut, IPDA Ashar telah melewati sejumlah penugasan di berbagai fungsi kepolisian. Ia pernah menjabat sebagai Kanit Gakkum Polres Bantaeng, kemudian kembali ke Kabupaten Bulukumba dan bertugas sebagai Kanit Tipidter Polres Bulukumba selama kurang lebih dua tahun.
Pengabdiannya berlanjut saat dipercaya menjabat Wakapolsek Herlang. Setelah itu, ia kembali bertugas di Polres Bulukumba sebagai KBO Satresnarkoba, sebelum akhirnya mendapat amanah baru di Satlantas.
Pengalaman Lintas Fungsi, Bekal Pengabdian
Penugasan sebagai Kanit Turjawali memiliki tanggung jawab penting dalam mendukung pelaksanaan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas. Fungsi tersebut berperan dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Bulukumba.
Pengalaman di sejumlah fungsi kepolisian menjadi bagian dari perjalanan profesional yang dapat menunjang pelaksanaan tugasnya. Setiap penempatan menghadirkan tantangan dan tanggung jawab berbeda, yang menuntut kedisiplinan, integritas, serta kemampuan beradaptasi.
Kembali bertugas di kampung halaman juga menghadirkan makna tersendiri. Sebagai putra daerah, pengabdian di Kabupaten Bulukumba menjadi kesempatan untuk turut berkontribusi melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Masyarakat tentu berharap kehadiran personel Polri mampu memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan berkeadilan, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata di lapangan.
Perjalanan IPDA Ashar menjadi gambaran bahwa pengabdian tidak dibatasi oleh satu fungsi atau tempat penugasan. Di mana pun amanah diberikan, tanggung jawab utamanya tetap sama, yakni menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi kepentingan masyarakat.
Lintas fungsi, bertambah pengalaman, satu tujuan pengabdian. Kembali ke Satlantas Polres Bulukumba bukan sekadar melanjutkan perjalanan karier, melainkan mengemban tanggung jawab untuk ikut mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.(#)
Pewarta, Syam

