Sultan Arfandi Rahman Dg. Ngemba, Inisiator Posko Siri’ Na Pacce Gowa dalam Gerakan Aspirasi Masyarakat
Admin,Mitrasulsel.info
Oktober, 17 2026
Gowa#Mitrasulsel.info#Nama Sultan Arfandi Rahman Dg. Ngemba menjadi salah satu sosok yang disebut berperan dalam merintis Posko Siri’ Na Pacce Gowa, sebuah gerakan yang lahir dari kegelisahan terhadap dinamika daerah dan menjadi wadah konsolidasi aspirasi masyarakat.
Bersama Indra Gunawan Dg. Lewa, ia mengawali komunikasi melalui pertemuan di Warkop Sija, Pallangga, Kabupaten Gowa. Pertemuan tersebut menjadi salah satu momentum awal dalam menghimpun dukungan dan membangun gerakan bersama.
Dalam perkembangannya, sejumlah elemen organisasi, termasuk OKP Kiwal Gowa, KNPI Gowa, serta unsur masyarakat l⁷ainnya, disebut turut terlibat dalam dinamika Posko Siri’ Na Pacce Gowa.
Keterlibatan berbagai elemen itu menunjukkan bahwa gerakan masyarakat tidak hanya bertumpu pada satu figur, tetapi juga membutuhkan solidaritas, komunikasi, dan kerja kolektif dalam menyuarakan aspirasi.
Menyuarakan Aspirasi di Tengah Dinamika Gowa
Perjalanan Posko Siri’ Na Pacce Gowa berlangsung di tengah dinamika politik dan pemerintahan Kabupaten Gowa. Gerakan ini menjadi bagian dari ruang masyarakat untuk menyampaikan kritik, mengawal kepentingan publik, dan mendorong perubahan melalui mekanisme demokrasi yang sah.
Adapun klaim mengenai pengaruh langsung gerakan tersebut terhadap berakhirnya jabatan kepala daerah perlu didukung dokumen dan bukti resmi agar dapat dipertanggungjawabkan.
Siri’ Na Pacce sebagai Semangat Perjuangan
Dalam tradisi Bugis-Makassar, Siri’ Na Pacce mencerminkan nilai kehormatan, harga diri, solidaritas, dan kepedulian sosial. Nilai tersebut menjadi8 pengingat bahwa perjuangan masyarakat harus mengedepankan keberanian, persatuan, serta tanggung jawab.
Sosok Sultan Arfandi Rahman Dg. Ngemba dan keterlibatan berbagai elemen dalam Posko Siri’ Na Pacce Gowa menjadi bagian dari perjalanan konsolidasi masyarakat yang berawal dari kegelisahan, berkembang melalui komunikasi, dan diperkuat oleh semangat kebersamaan.
Pada akhirnya, sejarah sebuah gerakan bukan hanya tentang siapa yang menggagasnya, tetapi juga tentang kontribusi setiap pihak, aspirasi yang diperjuangkan, serta komitmen menjaga perjuangan tetap bermartabat dan sesuai koridor hukum.(#)
Pewarta. Syam

