BRI Buka Akses Dunia Kerja bagi 370 Penyandang Disabilitas di Sulsel
Admin, Mitrasulsel.info
September, 16 2026
Makassar#Mitrasulsel.info#Upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan mengenal dunia kerja terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).
Melalui program #BRISahabatDisabilitas, BRI kembali menghadirkan pelatihan dan pemagangan bagi penyandang disabilitas. Pada pelaksanaan 2026, sebanyak 370 peserta mengikuti rangkaian program yang dirancang untuk memperkuat keterampilan sekaligus memberikan pengalaman kerja secara langsung.
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI tersebut diawali dengan sosialisasi, proses rekrutmen dan registrasi, serta assessment untuk mengetahui kemampuan dan kebutuhan peserta.
Tahapan berikutnya diisi dengan pelatihan administrasi dan kewirausahaan yang dilaksanakan secara daring maupun luring. Setelah itu, peserta memasuki masa pemagangan selama tiga bulan.
Vice President Corporate Social Responsibility PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Dinne Shovia Tresna Amalia, mengatakan pengalaman langsung di tempat kerja menjadi bagian penting dalam program tersebut.
“Kami ingin peserta tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar merasakan dunia kerja. Melalui puluhan mitra, perusahaan, dan berbagai entitas yang terlibat, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan belajar langsung di lingkungan kerja yang sesungguhnya,” ujar Dinne dalam Inaugurasi Peserta Program Pelatihan dan Pemagangan untuk Penyandang Disabilitas di Wilayah Sulsel.
Kegiatan inaugurasi berlangsung di Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Kamis, 3 September 2026.
Setelah kegiatan tersebut, peserta dari sejumlah daerah, yakni Makassar, Gowa, Takalar, Maros, dan Pangkajene, mulai menjalani pemagangan sejak 4 September hingga 4 November 2026.
Pemagangan ditempatkan pada sejumlah perusahaan dan UMKM mitra yang bergerak dalam bidang Green Jobs dan Blue Economy yang bekerja sama dengan BRIdge di Kota Makassar.
Dinne menjelaskan, BRI Sahabat Disabilitas tidak berhenti pada pemberian materi pelatihan. Program tersebut diarahkan untuk memberikan pengalaman nyata sekaligus membuka akses menuju dunia kerja.
“Melalui program ini, BRI berupaya memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program BRI Sahabat Disabilitas hadir bukan sekadar sebagai pelatihan, tetapi sebagai sebuah proses untuk membuka akses dan memberikan pengalaman nyata menuju dunia kerja,” tuturnya.
Selama pemagangan, peserta juga memperoleh fasilitas pendukung berupa uang saku serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan, meliputi Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari dukungan agar peserta dapat menjalani proses pemagangan dengan lebih aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi Nas, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi BRI melalui program BRI Peduli, khususnya dalam memberikan ruang bagi penyandang disabilitas.
“Kami mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BRI yang telah menghadirkan program BRI Peduli melalui kegiatan BRI Sahabat Disabilitas,” kata Jayadi.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Jayadi juga menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang setara sehingga penyandang disabilitas dapat mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi yang dimiliki.
“Program ini memberikan ruang yang sama kepada seluruh warga negara kita tanpa terkecuali, termasuk sahabat disabilitas, untuk dapat mengekspresikan talenta dan potensi yang mereka miliki,” pungkasnya.(#)
Pewarta, Syam

