Pemkab Takalar Perkuat Daya Saing UMKM, Daeng Manye Dorong Inovasi Kemasan dan Pemasaran Digital
Admin, Mitrasulsel.info
Juli, 30 2026
Takalar#Mitrasulsel.info#Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat upaya peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui inovasi kemasan produk dan pemanfaatan teknologi digital. Langkah tersebut ditegaskan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, saat membuka Pelatihan Teknik Kemasan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar di Makassar, Rabu (29/7/2026).
Dalam sambutannya, Daeng Manye menegaskan bahwa kemasan kini menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah produk di pasar. Menurutnya, kualitas produk harus diimbangi dengan tampilan kemasan yang menarik, aman, dan sesuai standar agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.
Kabupaten Takalar, lanjutnya, memiliki beragam produk pangan dan kuliner lokal yang berpotensi menjadi unggulan daerah. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan pengemasan yang lebih modern sehingga memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
Ia mencontohkan produk sederhana seperti jagung rebus yang di sejumlah daerah telah dikemas menggunakan teknologi vakum sehingga memiliki daya simpan lebih lama dan dapat dipasarkan sebagai oleh-oleh. Inovasi serupa dinilai dapat diterapkan pada berbagai produk khas Takalar.
Selain itu, Daeng Manye juga menyoroti kuliner tradisional seperti lammang dan bipang yang memiliki cita rasa khas. Dengan desain kemasan yang lebih menarik, higienis, dan praktis, kedua produk tersebut diyakini dapat berkembang menjadi oleh-oleh unggulan Kabupaten Takalar.
Menurutnya, kemasan bukan hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi identitas yang mampu meningkatkan nilai jual serta mempermudah distribusi, terutama di era pemasaran digital dan layanan pesan antar yang terus berkembang.
Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar saat ini tengah melakukan pendataan dan verifikasi lapangan terhadap pelaku UMKM dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan tersebut bertujuan memperbarui basis data UMKM sekaligus memastikan pelaku usaha memperoleh pembinaan yang tepat sasaran.
Tidak hanya itu, transformasi digital juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Daeng Manye berharap seluruh UMKM Takalar dapat memanfaatkan internet sebagai sarana promosi dan pemasaran sehingga produk lokal semakin mudah dikenal masyarakat luas.
Ia optimistis, apabila kualitas produk, kemasan, dan pemasaran digital terus ditingkatkan, maka akan tercipta peningkatan penjualan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Melalui pelatihan teknik kemasan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku IKM dan UMKM dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta menjadikan produk-produk lokal Takalar semakin kompetitif di tingkat nasional.(#)
Pewarta, Syam



